Sempat di kriminalisasi, Nanik S Deyang dibantu Acta dan Bang Japar

0

?INI KRONOLOGIS DARI TMN YG  DIALAMI TD SORE DIDEPAN PASAR ULAR….

✅ Dari status Manik S Deyang

  1. Akhirnya selesai sudah kriminalisasi yg dilakukan terhadap kami ( TIM JMP) dengan melibatkan aparat, setelah TIM ACTA menggebrak di kantor Pamwaslu Jakarta Utara. 

Kami menganggap ini kriminalisasi dan keberpihakan dari kepolisian yg keterlaluan . Bayangkan kita yg hanya bagi kaos, kemudian ada satu Tinses Badja melapor, lalu polisi datang menahan kami. Tadinya kita mau dibawa ke Polres, kami tidak mau karena kami merasa tidak ada yg salah.

Lalu mereka undang Bawaslu , dan Kita dibawa ke Bawaslu dengan pengawalan ketat kayak kita maling mau melarikan diri.

Bahkan saat di jalan ( sebelum ke Bawaslu) mereka ( Bawaslu ) sambil teriak -teriak ( perempuan) memaksaa kita menyerahkan KTP, dan HP Lukas pun akan diminta.

BAru lima menit kita di Bawaslu, Pak PS sudah dengar dan langsung mengirim pengacara Senior Gerindra Habiburahman yg juga Ketua Tim Pembina ACTA.

Tak Hanya Habiburahman yg datang, semua pengacara petinggi ACTA semua datang.Yg bikin merinding adalah semua organisai pendukung ASA mengirim pasukannnya dan Ketua, mulai Relawan Bang Japar, Jawara Jakarta UTara, FBR, FPI , Timses ASA Jakarta Utara, dll . Sehingga praktis Kantor Panwas dikepung oleh mereka .

Saya berkali -kali menitikkan air mata, saat mereka minta sy meninggalkan tempat, dan mereka yg akan pasang badan. Namun karena saya menghargai proses hukum , saya bilang tunggu pengacara kita.

Dan setelah Tim Pengacara ACTA  datang dan adu argumen , akhirnya Bawaslu melepas kita karena tidak ada kesalahan yg kita buat. Bahkan yg lapor pun sudah melarikan diri , pulang.

Kita akan laporkan balik kriminalisasi ini, dan keberpihakan aparat yg keterlaluan.✅

Leave A Reply

Your email address will not be published.

WhatsApp chat