REZIM YANG REGRESIF DITENGAH ARUS DEMOKRATISASI.

0

REZIM YANG REGRESIF DITENGAH ARUS DEMOKRATISASI.

OLEH :

KH .DR. TB. ABDURRAHMAN ANWAR AL BANTANY, MA.

Setiap penguasa dan kekuasaan memiliki ciri dan karakternya masing masing, itu semua semata mata untuk mempertahankan dan melanggengkan kekuasaannya.

Beberapa typikal penguasa yang dikenal dalam khazanah perpolitikan dunia yaitu:

 

1. Penguasa type dictator yakni menjalankan roda kekuasaannya dengan penuh refresif, type ini cenderung tidak mau dikritik,tidak mau dievaluasi, kejam, perangkat negara berpihak pada penguasa dan hukum berlaku bagi kalangan mereka saja, main tangkap, intimidasi dan kriminalisasi.

 

2. Penguasa type Liberal yakni penguasa yang melaksanakan kekuasaan dan pemerintahannya secara bebas tanpa batas sehingga kehidupan masyarakat,bangsa dan negara tidak terkontrol dan cenderung menghancurkan Negara itu sendiri.

 

3. Penguasa type Islami. Penguasa type ini bermodalkan Syariah Islam sebagai pijakan dan landasan pemerintahannya.

Mengacu pada tiga type Penguasa tersebut kita berhak menilai atas semua Negara negara yang ada di Dunia termasuk Negara Indonesia.

Sederetan kasus dalam waktu dekat ini terjadi fenomena yang sangat refresif dalam kehidupan Bangsa Indonesia.

 

Sebut saja peristiwa yang actual yang sedang terjadi di Negeri ini: kasus Penistaan agama yang dilakukan oleh Ahok dan berimbas kemana mana, kasus korupsi, narkoba, minuman keras, kekerasan sexual, penguasaan asing san aseng dalam segala sektor.

KH .DR. TB. ABDURRAHMAN ANWAR AL BANTANY, MA.  

Dan tak kalah pentingnya kasus kriminalisasi dan intimidasi kepada para Ulama dan aktifis pergerakan kebangsaan yakni kriminalisasi atas Habib Rizieq Syihab, penangkapan KH.Muhammad Al Khotot selaku ketua Forum Umat Islam (FUI), penangkapan Ustadz Alfian Tanjung yang aktif mengkampanyekan kebangkitan PKI di Indonesia, penangkapan H.Abu Sadeli sebagai tokoh Jawara Betawi, dijadikan tersangkanya Ustadz Buniyani,penangkapan Tamim Pardede, penyiraman air keras ke wajah Novel Baswedan selaku penyidik KPK, pembacokan Bapak Hermansyah selaku ahli ITE dari ITB dan banyak kasus lainnya.

Banyak peristiwa dan keganjilan yang menimpa sederetan kasus tersebut, hal itu mengingatkan kita atas sebuah REZIM yang berlaku di negeri ini betapa refresifnya negeri ini.

Leave A Reply

Your email address will not be published.