REKLAMASI

0

REKLAMASI

R epublik tercinta ini di besarkan dan sehatkan oleh hasil laut yg melimpah.

E  fek dari pengurukan laut yg sekarang ini terjadi telah begitu amat sangat mengganggu perEkonomian para nelayan, mereka menggeluh, mereka sedih, mereka tertekan karna hsl penangkapan berkurang

K arena sumber mata pencaharian mereka sehari hari terganngu dengan ada nya pemikir pemikir yg begitu banyak uang, saking melimpah nya uang sehingga separuh nya laut ingin di jadikan daratan. Kepada siapa nanti nya kalau memang laut itu di uruk lalu di jadikan begitu banyak bangunan bangunan megah ?

L antas siapa yg di untungkan ? Yang jelas para nelayan dan perkampungan nya lah yg akan terancam.

A  pa yg seharus nya sekarang anak bangsa ini atau para nelayan yg dpt dilakukan ? Sementara perdebatan antara terus berjalan rencana pembangunan di atas laut dan tolak pembangunan nya.

M asih teramat panjang proses itu berlangsung, uang sudah sebegitu banyak yg dikeluarkan ini adalah simalakama..di teruskan, yg punya bnyk uang yg menang, tidak di teruskan, seperti nya ada yg akan merasa tidak senang dan marah.

A ksi tolak pembangunan di atas laut terus di kumandangkan, siapakah nanti yg akan menang ?

S eperti nya ibarat nasi sudah menjadi bubur, semua serba saling membutuhkan, uang yang sudah di sebar begitu banyak. Rumit dan rumit

I kan ikan mungkin juga sedang bingung,jika mereka bisa berbicara. Akal manusia itu dapat menjadi pintar sebab makan ikan, kini nelayan sudah tidak lagi mudah di tangkap. Laut oh laut.
Nelayan oh nelayan.

Hanya Alloh SWT yg akan menentukan semuanya.

Semoga urugan laut itu akan tergerus ombak laut yg sangat dasyat dengan izin Alloh SWT.
Hanya kekuatan doa yg terus menerus dpt membantu perjuangan orang orang yg ingin menghentikan Reklamasi.

Jakarta, 1 Shafar 1439H
AJ/BA-PP/21-10-2017

Ahmad Jaeni ( Cing Abu )

Leave A Reply

Your email address will not be published.