Kata Pribumi Menjadi Label Berharga Bagi Bangsa Indonesia

0

Kata Pribumi Menjadi Label Berharga Bagi Bangsa Indonesia

Oleh KH.DR.Tb.Abdurrahman Anwar

Jakarta | bangjapar.id – Saat kerusuhan Mei 1998 terlihat jelas toko toko aseng Dan asing rame rame memasang kata kata ini toko pribumi ini toko Pak Haji Dan label label lainnya kata Dan kalimat pribumi laris manis.

Tetapi di saat Gubernur Anies Baswedan menyebut kata pribumi Dunia berguncang, aseng Dan asing alergi dengan kata itu, mereka ramai menyerangnya bahkan berusaha melaporkan sang gubernur ke ranah hukum.

Itulah cermin ke kurang ajaran mereka , kejahatan Dan kebiadaban mereka sebagai penumpang di NKRI ini.

1. Pribumi adalah Warga negara asli atau penduduk asli yang mendiami suatu wilayah atau Negara sejak dahulu kala sejak wilayah Dan negara itu ada.

2. Dibelahan negara manapun di Dunia ini dipastikan ada penduduk aslinya ( disebut pribumi) Dan pendatang (disebutnya non pribumi).

3. Pribumi Dan non pribumi ini adalah suatu keniscayaan Dan hukum alam akan selalu ada di Negara manapun.

4. Disaat manusia sadar Dan menyadari Sebagai pribumi Dan non pribumi maka kehidupan berma syarakat, berbangsa Dan bernegara akan setabil, dinamis Dan harmonis.

5. Masalah akan muncul di saat non pribumi mulai tidak tau diri Dan tidak menyadari bahkan cenderung makin kurang ajar, rasis, fasis, imperialis Dan arogan.

6. Selama ini pribumi sebagai tuan rumah sudah sangat toleran, ramah,santun Dan menghormati non pribumi sebagai tamu.

7. Pribumi ini tuan rumah atau pemilik negeri ini jadi sudah seharusnya menjaga Dan mewaspadai Dari upaya pengrusakan Dan penghancuran Dari tamu pendatang serta sepatutnya kalau tuan rumah yang mengatur tamu Dan tamu tau diri di atur oleh tuan rumah.

8. Jika tamu sopan maka tuan rumah akan segan tetapi jika tamu makin kurang ajar maka tuan rumah akan marah besar bahkan mungkin akan mengisirnya.

9. Pribumi Dan non pribumi tidak akan bisa dihilangkan sampai kapanpun karena itu adalah Sunnatulloh atau hukum alam , kenapa harus alergi dengan kata pribumi,padahal nyata nyata pribumi sudah banyk memberi kesempatan non pribumi , mereka hidup menjadi tuan di negeri ini dengan segala fasititas yang didapatkan nya.

10. Sadarlah wahai non pribumi kalian numpang di negeri ini jadilah penumpang yang baik Dan terhormat. Jangan mengusik amarah pribumi karna Kata Dan kalimat pribumi ini sudah dijamin dalam kehidupan bahkan PBB sebagai organisasi Dunia sudah menetapkan tanggal 9 Augustus sebagai hari pribumi Dan bukan sebagai hari non pribumi.

Jakarta, 3 Shafar 1439H
AN/MC-PP/23-10-2017

Leave A Reply

Your email address will not be published.