BELAJAR HIDUP DARI FILOSOFI LEBAH

0

BELAJAR HIDUP DARI FILOSOFI LEBAH

Oleh : Radjo Indo Soetan

Jakarta | bangjapar.id — Dalam Al-Quran ada sebuah Surat yang bertitel kan “Lebah” Surat An Nahl, bisa dipastikan ada pelajaran yang bisa diambil didalamnya.

Lebah adalah mahkluk Sosial yang hidup berkoloni dengan kelompoknya yang satu sama lainnya saling bekerjasama untuk pengabdian kepada “Ratu Lebah”.

Mencari sari bunga untuk diproses jadi makanan dan madu, walau lebah tahu itu bukan untuk dirinya tapi pengabdian mereka tanpa batas dan tidak ada kenal kata menyerah dan pantang pula mereka merusak sarang yang sudah ada.

Batas pengabdian mereka adalah kematian seperti “Kamikaze” Pasukan berani matinya bangsa Jepang, Lebah rela mati demi mempertahankan sarangnya karena konsekwensinya membalas serangan adalah “Kematian” tapi bagi mereka itu lebih terhormat daripada hidup hanya jadi pengganggu.

Mereka hidup penuh pengabdian karena hakikat semua Mahluk selalu “Berzikir” Kepada Allah sebagai penguasa tertinggi dan hanya Mahluk yang sombonglah yang tidak mau berzikir.

Dari hasil Karyanya lebah tidak pernah mengagungkan namanya seolah mereka yang paling berjasa membuat orang jadi sehat dengan meminum madunya karena itulah hakikatnya ketulusan.

Filosofi mengajarkan Ukhuwah persatuan, belajar Persatuan dan kesatuan tanpa menilai kontribusi yang lain, lebah hanya berfokus pada Karya “Achievement” mereka selalu menghindari buruk sangka karena penilaian itu mutlak oleh Sang “Ratu Lebah” sebagai pimpinan dan Allah sebagai sang pencipta.

Jakarta, 19 Safar 1439H
SZ/MC-PC/8-11-2017

Leave A Reply

Your email address will not be published.