Bang Japar Ikut Aksi Bela Ulama dan hadir mendengarkan Rekomendasi Di KOMNAS HAM

0

Jakarta – Kebangkitan Jawara Dan Pengacara (Bang Japar) Organisasi Besutan Fahira Idris Ikut Dalam Semua Aksi Bela Islam Termasuk Aksi Hari Ini Yang Digalang oleh Alumni 212.

Bang Japar (Jawara Dan Pengacara) Lahir Tepat Pilkada DKI JAKARTA Putaran Kedua Kemarin, Bang Japar Lahir Karena Ketidak Adilan Di Negeri Ini, Saat Iwan Bopeng Melakukan Aksinya Dengan Melanggar Hukum Tapi Sampai Saat ini Belum Juga Tersentu Hukum.

“Bang Japar Dalam Aksi Bela Ulama 166 Ini Mendapat Instruksi Langsung Dari Ketua Umum Fahira Idris. Ketum Bang Japar Fahira Idris Berpesan Bahwa Dalam aksi Apapun Termasuk ABU 166 Ini Kedamaian Harus Diutamakan, karena Islam Itu Cinta damai. Semoga Bang Japar Selalu Berbuat Kebaikan Dalam Kehidupan Sehari Hari dan Menebar Rasa Cinta Dan Aman Bagi Warga”, pesan Fahira.

Musa Marasabessy Dalam keterangannya, Aksi Bela Ulama (ABU) 166 ingin mengetahui apa hasil rekomendasi dari Komnas HAM terkait dengan dugaan kriminalisasi ulama. Komnas HAM sendiri telah bertemu dengan pihak Kementerian Politik, Hukum dan Keamanan pada awal Juni lalu.

Lanjut Musa, Komnas HAM juga menyebutkan pihaknya sudah memeriksa sejumlah tokoh Islam dalam hal itu, termasuk Rizieq Shihab yang kini masih berada di Arab Saudi. Namun, lembaga itu tak memberikan keterangan bagaimana pihaknya menemui pentolan FPI tersebut. Oleh Karena Itu Kami Bersama Sama Umat Muslim Lainya Yang dimotori Alumni 212 Melakukan Aksi Ini”.

Musa Marasabessy Yang Alumni Kerusuhan Maluku Ini Menyatakan Bahwa Kedatangan Umat Islam Di Komnas HAM Hari Ini utk Lebih Mempertegas Tentang perkembangan Laporan Terhadap Kriminalisasi Terhadap Ulama.

“Komnas HAM kami tagih janji nya. Kami Minta juga agar Komnas HAM segera Laporkan Kepada Bapak Joko Widodo Untuk Mengambil langka tegas terhadap pembantunya terutama Kapolri, Bangsa ini sudah lelah Akibat kriminalisasi ulama dan Tokoh- tokoh Islam Dan Aktifis islam Lain Nya”, Ujar Koordinator Wilayah Jakarta Timur.

Leave A Reply

Your email address will not be published.

WhatsApp chat