“BAJUKU BJ#FI HATIKU BJI

0

“BAJUKU BJ#FI HATIKU BJI”

Jakarta | bangjapar.id – Mungkin ada yang terusik dengan judul tulisan ini atau malah menjadikan hal ini semangat kebersamaan yang makin kokoh karena semua perjuangan tidak ada titik akhir walau dengan dimensi Perjuangan yang berbeda.

Radjo Indo Soetan salah seorang veteran BJ#FI yang masih senantiasa mengenakan baju tersebut walau bukan untuk konsumsi giat organisasi, tapi kenangan sejarah yang pernah dilewati pernah mengisi hari-harinya. Tiga bulan memang bukan waktu yang presisi untuk menilai kredibilitas seseorang dalam organisasi tapi sebagai kelas pendahulu (Basic Class) cukuplah karena tujuan utama menjaga Pilkada DKI putaran kedua dari gangguan dan Intervensi serta yang utama adalah mengantarkan Pilkada tersebut tanpa Intimidasi seperti yang terjadi pada putaran pertama.

Apapun alasannya tentunya masing-masing pribadi ada mengharapkan sesuatu dari semua aktifitas yang dilakukannya, tanpa kecuali dalam berorganisasi. Perjalanan waktu organisasi ini harus punya dua pemikiran dan dua nahkoda, ciri ini memang sudah dirasakan satu atau dua Minggu menjelang dekat Pilkada putaran kedua , tercatat ada 42 Risalah yang dikeluarkan oleh Panglima, yang jadi tanda tanya seharusnya risalah makin intens ternyata makin berkurang dan risalah terakhir, RISALAH42 sedih bercampur aduk rasanya karena isi risalah adalah pernyataan Panglima tentang berakhirnya seluruh kegiatan BANG JAPAR dan setelah itu kegiatan dinyatakan kosong dan Demisioner, ternyata kata hati tak pernah ingkar dari runtutan waktu mungkin dualisme tidak bisa dihindarkan.

Hak akan kebebasan berkumpul dan mengeluarkan pendapat serta berorganisasi yang memang dijelaskan dalam Undang-Undang Dasar 1945 menggiring Radjo Indo Soetan membuat pilihan atas dua opsi, dari beberapa pertimbangan beliau memilih bergabung kembali dengan BANG JAPAR INDONESIA, bergabung sebagai team Media Center BANG JAPAR INDONESIA, Alhamdulillah ada ruang untuk berekspresi dalam wadah yang dominan memperjuangkan banyak kepentingan umat dan luar biasanya settingan organisasinya terdiri banyak bidang yang memungkinkan semua anggota berkreatifitas serta melibatkan banyak orang untuk mengembangkannya seperti bidang seni dan budaya , bidang Hukum dan Advokasi yang Insya Allah banyak dibutuhkan masyarakat.

Perbedaan apapun tetap kita harus mengapresiasi siapapun walau dalam hal ini kita sudah berbeda ruang karena prinsipnya “Islam tidak menginginkan Perpecahan tetapi mentoleransi perbedaan” “Bajuku BJ#FI Hatiku BJI” demikian pungkas Radjo Indo Soetan mengakhiri.

Berjuang Bersama…..
Menang Bersama……
Maju Bersama……

Allahuakbar…..

Jakarta, 19 Muharram 1439H
SZ/MC/PWJP/09-10-2017

Leave A Reply

Your email address will not be published.